+62761-37947 info@rs-syafira.com

Umumnya perempuan mengalami pubertas yang ditandai dengan menstruasi saat usianya di atas 11 – 14 tahun dan biasanya akan berlangsung selama tiga hingga 10 hari, dengan jarak sekitar 24-40 hari sekali. Haid terjadi karena adanya peluruhan dinding rahim. Ketika wanita sedang haid, sesungguhnya tidak hanya darah saja yang keluar tapi juga disertai dengan lendir dan jaringan rahim.

Warna darah haid bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Namun, normalnya darah yang keluar berwarna merah. Tapi sayangnya, tidak selalu demikian. Terkadang ada perempuan yang mengeluarkan darah haid berwarna hitam. Kondisi ini yang terkadang dikhawatirkan oleh perempuan. Untuk membahasnya lebih lanjut, mari cari tahu penjelasan lebih lengkap terkait darah haid hitam.

Darah haid hitam

Mungkin saat haid dan darah yang keluar berwarna hitam, ada sebagian dari Anda yang khawatir. Sebenarnya darah haid terkadang bisa saja berwarna cokelat gelap atau kehitaman. Dalam kebanyakan kasus, darah haid hitam merupakan hal yang normal. Asalkan siklus menstruasi, warna dan konsistensi darah bisa berubah-ubah. Pada dasarnya, darah haid bisa cair dan sedikit, mengental dan keluar dengan deras atau banyak. Darah haid juga bisa berwarna merah terang, cokelat, atau bahkan kehitaman.

Perlu diketahui, darah haid hitam atau cokelat tua termasuk kondisi sel darah merah yang sudah lama atau tidak segera dikeluarkan oleh tubuh. Darah ini tersimpan di dalam rahim dalam periode tertentu. Biasanya hal ini terjadi pada wanita yang mengalami haid pada waktu bangun pagi, ketika darah ini tersimpan selama tidur di malam hari. Saat tubuh meluruhkan lapisan rahim pada beberapa hari pertama siklus menstruasi, darah biasanya berwarna merah. Ketika di akhir siklus menstruasi, darah yang dikeluarkan merupakan darah tua dan kemungkinan berubah warna.

Bisa juga bercak atau darah berwarna cokelat muncul di tengah-tengah siklus menstruasi Anda (ketika tidak haid). Tapi, biasanya kondisi ini banyak dialami oleh perempuan yang baru menstruasi, wanita yang sedang menggunakan alat kontrasepsi, atau menjelang masa menopause.

Hal yang perlu diwaspadai

Meski darah haid hitam termasuk dalam kondisi normal, tapi ada beberapa masalah yang mungkin menyebabkan perubahan warna pada darah haid, misalnya aliran darah haid dari rahim ke vagina terhalang, infeksi, keguguran, menopause, atau penyakit radang panggul.  

Sebaiknya bila Anda merasa siklus haid Anda tidak teratur, darah haid berwarna hitam terus menerus, darah sering keluar di luar waktu haid, kelelahan ketika menjalankan aktivitas normal, selama haid merasa pusing, demam, kulit terlihat pucat, dan sakit di bagian vagina atau perut segera periksakan kondisi fisik Anda pada dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ada banyak rumah sakit yang bisa Anda andalkan untuk memeriksakan kesehatan Anda, salah satunya rumah sakit Syafira, Pekanbaru, Riau. Rumah sakit Syafira memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh dengan teknologi terbaik dan memiliki fasilitas pelayanan yang lengkap seperti layanan Gawat Darurat, Radiologi, Laboratorium dan Farmasi yang hadir selama 24 jam.

Tersedia juga beberapa klinik umum, klinik spesialis (urologi, kandungan, penyakit dalam, dan orthopedic), rawat inap, fasilitas penunjang, fasilitas tambahan, dan rujukan unggulan. Lokasi rumah sakit Syafira terletak di Jalan Jenderal Sudirman No.134 Pekanbaru, Riau. Jadi, bila Anda sedang berada di Riau, tidak perlu bingung untuk memeriksakan kondisi kesehatan di mana ya. Karena Rumah sakit Syafira bisa menjadi pilihan.